Kegunaan, Kekuatan & Sifat Keluri Tahan Karat Titanium

Online Popular Knowledge

You are here: Home / Iptek / Titanium (Ti): Fakta, Sifat, Kegunaan & Efek Kesehatannya

Titanium (Ti): Fakta, Sifat, Kegunaan & Efek Kesehatannya

Amazine.co – Online Popular Knowledge

Baca juga

Alergi Titanium: Gejala dan Penanganannya

Siapakah Andrew Carnegie? Kisah Milyuner & Filantropis Besar

Fakta Singkat Titanium

Nomor atom: 22

Massa atom: 47,90 g/mol

Elektronegativitas menurut Pauling: 1,5

Densitas: 4,51 g/cm3 pada 20 °C

Titik lebur: 1660 °C

Titik didih: 3287 °C

Radius Vanderwaals: 0,147 nm

Radius ionik: 0,09 nm (+2); 0,068 nm (4)

Isotop: 8

Energi ionisasi pertama: 658 kJ/mol

Energi ionisasi kedua: 1310 kJ/mol

Energi ionisasi ketiga: 2652 kJ/mol

Energi ionisasi keempat: 4175 kJ/mol

Ditemukan oleh: William Gregor pada tahun 1791

Sifat Kimia dan Fisika Titanium

Perilaku kimia titanium menunjukkan banyak kesamaan dengan silika dan zirkonium, sebagai unsur pada kelompok transisi pertama.

Sedangkan sifat kimianya dalam larutan air memiliki beberapa kesamaan dengan krom dan vanadium.

Titanium adalah logam transisi ringan dengan warna putih-perak dan memiliki karakteristik kuat, berkilau, serta tahan korosi.

Titanium murni tidak larut dalam air tetapi larut dalam asam pekat.

Logam ini membentuk lapisan oksida pelindung pasif (menyebabkannya tahan korosi) saat terkena udara pada suhu tinggi.

Keadaan oksidasi utama adalah 4+, meskipun keadaan 3+ dan 2+ juga dimungkinkan meskipun kurang stabil.

Unsur ini bisa terbakar di udara ketika itu dipanaskan untuk membentuk TiO2, dan ketika dikombinasikan dengan halogen.

Meskipun tidak ditemukan terikat dengan unsur-unsur lain di alam, titanium merupakan unsur kesembilan paling melimpah di kerak bumi (0,63% massa) dan terutama terdapat dalam batuan beku serta batuan sedimen yang berasal dari peluruhan batuan beku.

Mineral titanium penting diantaranya adalah rutile, brookite, anatase, illmenite, dan titanite. Bijih illmenite terutama ditambang di Australia Barat, Norwegia, Kanada, dan Ukraina.

Produksi titanium dunia diperkirakan sekitar 90.000 ton per tahun, sedangkan produksi titanium dioksida berkisar 4,3 juta ton per tahun.

Penggunaan Titanium

Titanium dioksida banyak digunakan sebagai pigmen putih dalam lukisan outdoor karena memiliki sifat inert, daya pelapis mumpuni, serta tahan terhadap paparan sinar UV matahari.

Titanium dioksida juga pernah digunakan sebagai pemutih dan agen opicifying pada enamel porselen sehingga tampak lebih cerah dan tahan asam. Sebuah lipstik umumnya mengandung 10% titanium.

Paduan titaium dikenal memiliki karakteristik kuat meskipun berada pada suhu tinggi, ringan, tahan korosi, dan kemampuannya menahan suhu ekstrim.

Karena sifat-sifat ini, paduan titanium terutama digunakan di pesawat terbang, pipa untuk pembangkit listrik, pelapis baja, kapal laut, pesawat ruang angkasa, serta rudal.

Titanium dikenal memiliki kekuatan setara baja namun 45% lebih ringan.

Dalam bidang medis, titanium digunakan untuk membuat pinggul dan lutut buatan, serta pen untuk memperbaiki tulang yang patah.

Efek Kesehatan Titanium

Tidak ada peran biologis yang dikenal dari titanium. Asupan titanium pada manusia berkisar 0,8 mg/hari, tapi kebanyakan langsung dibuang tanpa diserap.

Unsur ini dikenal tidak beracun sehingga bisa ditolerir tubuh dalam jumlah moderat.

Hanya saja, paparan berlebihan pada manusia dapat menyebabkan perubahan di paru-paru sehingga memicu beberapa keluhan seperti sesak dan nyeri dada, batuk, serta kesulitan bernapas.

Kontak dengan kulit atau mata dapat menyebabkan iritasi.

Dampak Lingkungan Titanium

Dalam bentuk bubuk logam, logam titanium menimbulkan bahaya kebakaran dan bila terpapar panas di udara bisa meledak.

Tidak ada efek lingkungan negatif akibat titanium pernah dilaporkan.[]

Terkait

Zirkonium (Zr): Fakta, Sifat, Kegunaan & Efek Kesehatannya

Niobium (Nb): Fakta, Sifat, Kegunaan & Efek Kesehatannya

Vanadium (V): Fakta, Sifat, Kegunaan & Efek Kesehatannya

Itrium (Y): Fakta, Sifat, Kegunaan & Efek Kesehatannya

Bahan Aktif, Rekomendasi SPF & Cara Penggunaan Sunblock

Besi (Fe): Fakta, Sifat, Kegunaan & Efek Kesehatannya

Molibdenum (Mo): Fakta, Sifat, Kegunaan & Efek Kesehatannya

Germanium (Ge): Fakta, Sifat, Kegunaan & Efek Kesehatannya

Rubidium (Rb): Fakta, Sifat, Kegunaan & Efek Kesehatannya

Nikel (Ni): Fakta, Sifat, Kegunaan & Efek Kesehatannya

Sharing is caring:

Facebook

Twitter

Google+

Pinterest

WhatsApp

Line

Telegram

Share

Filed Under: Iptek, Kimia

Tagged With: baja, illmenite, titanium

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0

Your Cart

%d bloggers like this: